Perjalanan Membuat #Skripsi
Habis bimbingan draft skripsi. Asik, menarik, dan inspiratif.
Skripsi itu skrip dan si. Maknanya ga ada. Tapi perjuangannya ada.
Skripsi itu sesuatu yang membanggakan ketika itu dikerjakan dengan idealisme.
Idealisme skripsi ga sekedar diakhir kuliah. Idealisme inilah ada sejak pertama kali kita menjadi mahasiswa.
Namun idealisme skripsi sering kita ciderai dengan menyontek, njiplak pr temen, dan semacamnya.
Namun jangan pernah putus asa bahwa idealisme kita telah luntur. Kadang mereka yang punya idealisme baik berubah diakhir kuliahnya.
Tiap hari kita akan bertemu teman baru dan lingkungan baru. Dan dari situ hati mulai bicara tentang idealisme.
Idealisme skripsi erat kaitannya dengan ibadah agama kita, terutama bagi mereka yang muslim.
Kita yang muslim sudah diajarkan idealisme; sholat subuh ya 2 rakaat, sholat isya 4 rakaat. Ga mau kan kita tambahi atau kurangi?
Idealisme skripsi = idealisme agama. Idealisme agama = idealisme skripsi.
Menjadi orang yang bisa beridealisme emang susah, tapi lebih susah ketika kita ga punya idealisme, mudah terombang-ambing o/ orang lain.
Idealisme skripsi dan agama terbentuk dari diri kita pribadi. Oleh intervensi teman dan lingkungan. So, mulai cari itu yang baik…
Menjadi orang yang beridealisme adalah menjadi pembeda bagi mereka pada umumnya. Mereka yakin, optimis, dan berpandangan kedepan.
Menjadi orang yang beridealisme adalah menjadi pembeda bagi mereka pada umumnya. Mereka yakin, optimis, dan berpandangan kedepan.
3 kali ganti judul dengan beberapa alasan dan ngerjain skripsi bukan passion kita rasanya -ga percaya-. Tapi itu wajib biar dpt gelar.
Ga tahu sebanding apa ga ketika kita sudah ngerjain skripsi bareng idealisme kita. Tapi yang pasti hati ini bakal “Bangga”.
Kalo @aniesbaswedan mengatakan skripsi adalah pencitraan kerja kamu. Maka aku mengatakan skripsi adalah idealisme kamu.
Orang bisa dengan gampang minta bantuan “olah data skripsi” untuk bantu ngerjain skripsi. Tapi apa kamu bakal bangga dengan karya itu?
Kita hidup hanya sekitar 60 tahun plus minus. Sekarang adalah umur kita buat ngerjain skripsi, apa mau kita sambi dengan pacaran contohnya?
Diumur sekarang idealisme skripsi dan idealisme agama mulai menemui tantangannya. Lawan atau ga? Lawan dengan menjadi diri kamu atau ga!
Skripsi dan agama ga bisa dipisahkan kayak orang sekular mengatakan ilmu pengetahuan dan agama.
Idealisme agama dan skripsi ketika kita kaitkan dengan indonesia jaya 2025 akan lebih menarik lagi.
Idealisme dan indonesia jaya 2025 udah diperhitungkan banyak orang. Coz yg sekarang skripsi besok pas 2025 adalah orang2 penting indonesia.
Sukses buat skripsi teman2 semua. Selamat malam dan selamat menikmati romantisme langin gelap malam ini. See you.. ^_^
Photo by: Google.com/image




Recent Comment